Sekjen Satgas Inti Prabowo Desak Pemerintah Sediakan Perahu Karet di Setiap Kelurahan Rawan Banjir

KABAR SUMUT

banner 120x600
Foto : Sekjen Satgas Inti Prabowo Desak Pemerintah Sediakan Perahu Karet di Setiap Kelurahan Rawan Banjir.(Ist)

Medan | TIME LINE NEWS IDN.com,— Sekretaris Jenderal Satgas Inti Prabowo (SIP), Edison Marbun, mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk menyediakan sedikitnya dua unit perahu karet di setiap kelurahan yang tergolong rawan banjir. Menurutnya, kebutuhan ini mendesak demi menjamin keselamatan warga saat bencana melanda. Kamis (27/11/2025)

Desakan tersebut muncul setelah peristiwa banjir yang terjadi di Jalan Makmur No. 17, Kelurahan Cinta Damai, Kota Medan, Sumatera Utara, di mana beberapa keluarga dilaporkan terjebak banjir sejak pagi hingga malam tanpa dapat dievakuasi. Situasi tersebut membuat warga panik karena tidak ada bantuan yang datang.

Edison menilai peristiwa itu sebagai bukti bahwa sistem penanganan darurat bencana di Kota Medan belum berjalan optimal. Ia bahkan mempertanyakan keberadaan dan kesiapsiagaan Tim SAR, baik Basarnas, Satpol PP, Damkar, maupun tim penanggulangan bencana lainnya.

“Semua nomor darurat yang dicoba dihubungi warga tidak aktif. Tim SAR, Basarnas, Satpol PP, hingga Damkar tidak ada yang dapat dihubungi. Ini membuat masyarakat kecewa dan kebingungan harus meminta tolong ke mana lagi,” tegas Edison.

Ia menambahkan, dalam kondisi cuaca ekstrem dan ancaman bencana yang semakin meningkat, pemerintah tidak boleh lengah. Kesiapsiagaan menjadi kunci untuk menyelamatkan nyawa masyarakat.

“Pemerintah harus tanggap terhadap ancaman bencana ini. Jika tidak disikapi secara serius, nyawa masyarakat akan menjadi taruhannya,” katanya.

Edison berharap dalam waktu dekat, pemerintah dapat mengambil langkah konkret dengan menyediakan perahu karet di setiap kelurahan rawan banjir, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) terlatih yang mampu mengoperasikannya secara cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat.

“Tahun ini sudah hampir berakhir, dan pemerintah harus bergerak cepat. Perahu karet dan petugas yang terlatih adalah kebutuhan mendesak,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *