Kakanwil ATR/BPN Sumut Askani S.H.,M.H., Melakukan Kunjungan Kerja ke Asahan

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sumatera Utara, Askani S.H., M.H., bersama istri Herwaty dan rombongan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor ATR/BPN Kabupaten Asahan pada Rabu, 17 Juli 2024. 

banner 120x600

Asahan (Sumut) | Timelinenewsidn.com,-Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sumatera Utara, Askani S.H., M.H., bersama istri Herwaty dan rombongan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor ATR/BPN Kabupaten Asahan pada Rabu, 17 Juli 2024.

Kedatangan Kakanwil dan rombongan disambut hangat oleh Kepala Kantor BPN Asahan, Fachrul Nasution. Dalam kunjungan tersebut, Askani menegaskan bahwa tujuan kedatangannya adalah untuk memastikan bahwa program-program di BPN Asahan berjalan dengan baik dan sesuai rencana.

Askani menyampaikan harapannya agar para pegawai ATR/BPN Asahan terus menjaga integritas dalam melayani masyarakat, terutama dalam pengurusan sertifikat tanah. “Tidak ada yang sempurna dalam pelayanan masyarakat, namun kita sebagai pelayan publik harus terus berusaha memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Ini merupakan kunjungan kedua Askani ke Kantor Pertanahan Asahan. Ia berharap kunjungannya dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para pegawai untuk bekerja lebih giat, sehingga program-program yang ada dapat berjalan dengan lancar. “Saya datang untuk memberikan semangat kepada pegawai agar mereka lebih semangat lagi dalam bekerja sehingga program bisa berjalan dengan baik,” kata Askani didampingi Fachrul saat diwawancarai oleh media.

Menurut Askani, pekerjaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bukanlah tugas yang mudah. Pekerjaan ini sangat menguras pikiran dan tenaga, sehingga pegawai BPN, khususnya di Asahan, sering kali harus bekerja hingga larut malam. “Pekerjaan PTSL ini tidak mengenal waktu. Pegawai kantor lain pulang jam 18.00 WIB, sementara kita di BPN bekerja sampai larut malam karena keterbatasan anggaran. Untuk membangkitkan semangat kerja, pegawai BPN Asahan telah menciptakan yel-yel Kantah Asahan ‘EPIC’ (Energik, Profesional, Inovasi, Cekatan),” tambahnya.

Askani juga mengungkapkan bahwa BPN Asahan memiliki target 5.500 bidang tanah untuk PTSL, dan saat ini prosesnya sudah memasuki tahap persiapan data dan pendaftaran. “Proses PTSL dimulai dari sosialisasi melalui pengumuman, pengumpulan data, pengukuran hingga validasi,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan tanah mereka ke BPN agar memiliki sertifikat resmi yang diterbitkan oleh ATR/BPN. “Pengurusan sertifikat di BPN tidak dipungut biaya alias gratis,” tutupnya.(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *