Adi Purba, Mengaku Diancam Dibunuh Setelah Bongkar Dugaan Anggaran Fiktif.(foto/Ist/Sosmed)
Banyuwangi | Timelinenewsidn.com,–Jagat media sosial digemparkan oleh pengakuan seorang aktivis sosial, Adi Purba, yang mengaku mendapat ancaman pembunuhan setelah mengungkap dugaan anggaran fiktif di Banyuwangi selama lebih dari dua tahun. Minggu (10/3/2025)
Dalam video berdurasi dua menit yang diunggah di akun TikTok pribadinya, Adi tampak ketakutan saat menyampaikan permohonan perlindungan kepada Presiden Prabowo.
“Pak Presiden Prabowo, tolong saya. Saya mau dibunuh!” ujar Adi dengan suara gemetar.
Unggahan tersebut langsung viral, ditonton lebih dari 88 ribu kali, dan dibanjiri komentar dari netizen yang mengecam dugaan ancaman tersebut. Banyak yang menyerukan agar kasus ini segera diusut tuntas, mengingat peran aktivis dalam mengawal transparansi anggaran pemerintah.
Ancaman Datang dari Pejabat BPKAD?
Dalam pernyataannya, Adi menyebut bahwa ancaman itu diduga datang dari seorang pejabat di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyuwangi. Namun, hingga kini, pihak BPKAD belum memberikan klarifikasi terkait tuduhan tersebut.
Dugaan anggaran fiktif yang dibongkar Adi konon bernilai miliaran rupiah. Jika benar, kasus ini bisa menjadi salah satu skandal keuangan terbesar di tingkat daerah.
Netizen Murka: “Lindungi Aktivis Berani!”
Komentar publik di media sosial menunjukkan dukungan luar biasa untuk Adi Purba.
“Negara harus melindungi aktivis seperti Adi, bukan membiarkan mereka diancam!” tulis seorang netizen.
“Kalau ini dibiarkan, siapa lagi yang berani membongkar korupsi?” tambah yang lain.
Tak sedikit pula yang menuntut aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan memastikan keselamatan Adi.
Polisi dan Pemerintah Diminta Bertindak.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian Banyuwangi terkait laporan ancaman ini. Masyarakat kini menunggu apakah aparat berwenang akan bergerak cepat atau justru membiarkan kasus ini tenggelam.
Yang jelas, tekanan publik terus meningkat. Jika dugaan ini benar, maka ini bukan sekadar ancaman terhadap Adi Purba, tetapi juga terhadap kebebasan bersuara dan transparansi di Indonesia.
Akankah Kebenaran Terungkap?
Kasus ini kini menjadi ujian bagi pemerintah dan aparat hukum. Apakah ancaman terhadap aktivis akan ditindak tegas? Ataukah justru ini akan menjadi satu lagi cerita yang terlupakan?
Publik menanti kebenaran. Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas!.(Wah)