Masjid Raya Al-Mashun Medan: Pusat Keberkahan Ramadhan, Ribuan Jamaah Padati Ibadah dan Ramadhan Fair

Masjid Raya Al-Mashun Medan

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;
banner 120x600

Medan | Timelinenewsidn.com,-Masjid Raya Al-Mashun, salah satu peninggalan bersejarah Kesultanan Deli,yang terletsk di jl. Sisingamangaraja,kota medan kembali menjadi pusat spiritual dan kebersamaan selama bulan suci Ramadhan 1446 H. Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati masjid yang berdiri megah di jantung Kota Medan ini untuk menunaikan ibadah sekaligus menikmati suasana khas Ramadhan yang penuh berkah. Selasa (11/3/2025)

Sejak sore, halaman masjid yang bercorak arsitektur perpaduan Timur Tengah, India, dan Eropa ini mulai dipenuhi oleh umat Muslim yang datang untuk berbuka puasa bersama. Dengan suasana yang khusyuk dan penuh kekeluargaan, momen berbuka di Masjid Raya Al-Mashun menjadi pengalaman spiritual yang tak terlupakan.

Salah satu pengunjung, Dariyoto, yang datang dari luar kota bersama keluarganya, mengaku sengaja memilih Masjid Raya Al-Mashun untuk merasakan atmosfer Ramadhan yang berbeda.

“Kami ingin merasakan berbuka puasa bersama di masjid bersejarah ini. Suasananya luar biasa, penuh kebersamaan. Ditambah dengan adanya Ramadhan Fair, kami bisa menikmati kuliner khas sambil beribadah,” ujarnya.

Tak hanya menjadi tempat ibadah, masjid ini juga menjadi pusat ekonomi bagi para pedagang di Ramadhan Fair, sebuah pasar musiman yang menawarkan aneka hidangan berbuka puasa, mulai dari makanan khas Melayu, aneka takjil, hingga oleh-oleh khas Medan.

Usai berbuka dan menunaikan sholat Maghrib, banyak pengunjung yang menyempatkan diri berkeliling di Ramadhan Fair sebelum kembali ke masjid untuk sholat Isya dan tarawih berjamaah. Kehadiran ribuan umat Muslim setiap hari menambah semaraknya bulan suci, sekaligus menjadi bukti bahwa Masjid Raya Al-Mashun tetap menjadi simbol keislaman yang kuat di Kota Medan.

Tradisi ini tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar, khususnya bagi para pedagang yang merasakan peningkatan rezeki selama bulan Ramadhan. Seiring berjalannya waktu, Masjid Raya Al-Mashun terus menjadi tempat yang menghidupkan nilai-nilai keislaman serta menjadi saksi sejarah kejayaan Islam di tanah Deli.

Dengan segala keindahan dan kekhusyukan yang ditawarkan, tak heran jika masjid ini terus menjadi destinasi utama bagi umat Muslim yang ingin merasakan kehangatan dan keberkahan Ramadhan di Kota Medan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *