Anestesi H. Muhajar Koto, BScAn, SKM, MK, Pengabdian Tak Berujung di Dunia Medis dan Sosial

banner 120x600

Anestesi H. Muhajar Koto, BScAn, SKM, MK. (Foto/Ist/Dokpri)

Medan | Timelinenewsidn.com,– Di usia 75 tahun, semangat H. Muhajar Koto, BScAn, SKM, MKM, tak pernah pudar dalam mengabdi kepada masyarakat. Sosok yang dikenal sebagai penata anestesi senior ini telah mengabdikan lebih dari lima dekade hidupnya dalam dunia kesehatan, mendampingi tiga generasi dokter bedah, serta turut menyelamatkan banyak nyawa di meja operasi.

Kepada redaksi, H. Muhajar Koto, BScAn, SKM, MKM, berbincang dalam banyak hal, untuk menjatuhkan motivasi generasi muda melakukan upaya positif, dengan berbagi kegiatan sosial, bertempat di sukarame, kecamatan, medan kota, pada Selasa (17/3/2025)

Menjadi penata anestesi bukan sekadar pekerjaan, tetapi pengabdian. Selama lebih dari 50 tahun, saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari perjalanan para dokter bedah, melihat mereka berkembang, dan turut andil dalam menyelamatkan banyak nyawa,” ujar H. Muhajar Koto dengan penuh ketulusan.

Tak hanya di bidang medis, pengabdian beliau juga merambah ke berbagai organisasi sosial dan olahraga. Saat ini, beliau menjabat sebagai Penasehat MER-C Medan, organisasi kemanusiaan yang bergerak di bidang bantuan medis darurat. Selain itu, beliau juga aktif sebagai pengurus KORMI Sumut (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) serta menjadi Penasehat Palang Merah Indonesia (PMI).

Keaktifannya dalam berbagai organisasi mencerminkan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. Meski telah menginjak usia 75 tahun, semangatnya tetap berkobar untuk menginspirasi generasi muda dan memberikan teladan bagi keluarganya.

Dengan segala pencapaian dan dedikasinya, H. Muhajar Koto adalah bukti nyata bahwa pengabdian tidak mengenal usia. Sosoknya yang multitalenta dan pantang menyerah menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi untuk sesama.

“Ia berharap kepada generasi penerus akan melakukan yogya positif, dan menjaga lingkungan dari kenakalan remaja yang kerap muncul saat ini, untuk menjadi perubahan positif penuh arti dalam kehidupan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *