Berita  

Ketum DPP LSM Gempur Bagus Abdul Halim,SE Kasus Mendera Dinas Pendidikan Langkat Duduga Jual Beli Jabatan, Menjadi Sorotan Publik. 

Sebelum nya terbitnya di salah satu Media Berjudul Kapal Keruk Tua Karatan Diknas Langkat” Jual Beli Jabatan Kasek Nyaring Terdengar Kapal Keruk Tua Karatan Diknas Langkat” Jual Beli Jabatan. 

banner 120x600

Langkat | TimeLineNewsIDN.com,-Sebelum nya terbitnya di salah satu Media Berjudul Kapal Keruk Tua Karatan Diknas Langkat” Jual Beli Jabatan Kasek Nyaring Terdengar Kapal Keruk Tua Karatan Diknas Langkat” Jual Beli Jabatan.

Dikutip dari media kabar beranda sorotan dan cibiran memalukan kembali tertuju ke dinas Pendidikan kabupaten Langkat. Dinas yang dipimpin Drs Saiful Abdi itu dianggap bukan lagi sebagai pengayom pendidikan, tapi tak lebih bagai sebuah kapal keruk tua yang karatan.

Dicap sebagai Dinas yang tak lagi bermutu datang dari berbagai elemen masyarakat. Diantaranya adalah Ramly Selaku Ketua LSM Reaksi Sumut.

Kepada wartawan Jumat (4/4/24) Ramly mengatakan bahwa semakin hari semakin terkuak persoalan-persoalan memalukan yang diduga terjadi pada dinas pendidikan kabupaten Langkat. Kini tersiar lagi soal jual beli jabatan.

“Peristiwa atau persoalan terjadi yang mencoreng nama baik dunia pendidikan dan nama baik kabupaten Langkat. Diantaranya persoalan kasus dugaan korupsi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), RD oknum Kabid Sekolah Dasar menjadi calo PPPK tahun 2023. Kasus dugaan fee proyek sebesar 17%. Kemudian Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan Langkat, MR terjaring dalam razia di Diskotek Blue Star yang dilakukan oleh Polres Binjai pada, Selasa (2/4/2024) dini hari. Serta aksi unjuk rasa yang menggema dari kelompok Cipayung Plus (28/03/2024) dengan tuntutan meminta PJ Bupati Langkat memberhentikan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Langkat Dr. Saiful Abdi Siregar dari jabatannya” ujar Ramly.

Lebih lanjut Ramly mengatakan, team investasi dan data LSM Reaksi mendapat informasi dari salah seorang oknum pegawai yang bertugas di Dinas pendidikan kabupaten Langkat. Sumber yang tidak ingin identitas dirinya disebutkan mengatakan, kondisi di dinas sudah tidak kondusif. “Pak kadis lagi pusing menghadapi persoalan PPPK yang masih berproses di Poldasu dan persoalan lainnya. Ditambah lagi kasus RD kabid SD yang terjaring razia di diskotik, pusing pokoknya pak” kata Ramly menirukan ucapan mara sumber.

Persoalan lama belum selesai ini ada lagi masalah baru mengenai 107 orang Kasek di Langkat resah karena belum jua dilantik. Sementara mereka sudah menyetor. “Menur informasi mereka menyetor melalui HB dan ada menyetor melalui AM orang dekat pak SA Plt Bupati Langkat kemarin. Jadi yang menjadi masalah menurut kabar draf usulan nama nama kasek yang mau dilantik sudah dibawa pak Kadis ke pak Faisal Hasrimy Pj Bupati. Namun katanya belum diterima oleh Pj Bupati. Jadi kalau mereka enggak dilantik sedangkan uang sudah disetor apa enggak menjadi masalah nantinya. Wah semakin runyam, semoga saja pak Pj Bupati mau melantik mereka agar mengurangi beban dinas pendidikan” ujar Ramly.

Wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada Drs.Saiful Abdi di kantor dinas pendidikan kabupaten Langkat Jumat (4/4/24), namun Kadis tidak dapat ditemui. Salah seorang petugas mengatakan pak Kadis tidak berada di kantor.

Sementara itu, pernyataan keras juga datang dari Ketua Umum LSM Gempur, Bagus Abdul Halim, SE, tentang adanya indikasi dugaan yang menyeret kadis pendidikan langkat, hal ini diminta kepada penegak hukum baik Polres Langkat, Kejatisu, Kejari dan Polda Sumatera Utara, untuk segera melakukan upaya penindakan tegas terhadap para pelaku yang diduga melakukan korupsi.

“Ini akan kita preser dan kita kawal sebagai kontrol sosial di mapun berada menjadi atensi kita bersama untuk menindak tegas, bagi para pemangku kebijakan yang menyalahi aturan,” Imbuhnya.

“Untuk itu kami berharap penegak hukum bisa bekerja secara profesional mengungkap kasus ini yang menjadi konsumsi publik untuk segera di tidaklanjuti dengan tuntas,”pungkasnya.(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *