Foto : Ali Hanafiah Ketum KNPI.(TIME LINE NEWS IDN)
TIME LINE NEWS IDN.com | SERANG (Banten),– Pasca diberhentikannya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, oleh Presiden RI Prabowo Subianto, sejumlah spekulasi mencuat mengenai figur calon pengganti. Namun, dari berbagai nama yang beredar, dinilai belum mencerminkan keterwakilan kalangan pemuda sebagaimana lazimnya pada era pemerintahan sebelumnya.
Kamaludin, Ketua Umum Gerakan KAWAN (Kesejahteraan Relawan Nusantara), menilai sudah saatnya Presiden Prabowo menunjuk figur dari organisasi kepemudaan untuk menduduki posisi Menpora. Menurutnya, sosok yang paling layak adalah Ali Hanafiah, Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
“Seorang pemimpin yang pernah menempuh kaderisasi di organisasi kepemudaan tentu lebih memahami karakteristik, dinamika, dan kebutuhan anak muda. Terakhir, pakem ini dijalankan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah itu, bergeser ke arah kepentingan politik praktis,” ungkap Kamaludin saat berbincang dengan sejumlah media di salah satu kafe di Kota Serang, Selasa (16/9/2025).
Ia menambahkan, kepemimpinan Ali Hanafiah sudah teruji dari tingkat kecamatan hingga level nasional. “Track record-nya jelas, mulai dari loyalitas, pengabdian sosial, hingga membangun situasi yang kondusif di lingkungan kepemudaan. Sudah saatnya Presiden tidak terjebak pada kepentingan elite politik. Penunjukan Menpora adalah hak prerogatif beliau,” tegasnya.
Kamaludin juga menyoroti pentingnya sosok Menpora yang paham konteks pemuda sekaligus olahraga. “Pemuda dan olahraga adalah jasad dan roh yang tidak bisa dipisahkan. Sayangnya, pada dekade belakangan ini orientasi kepentingan elite lebih dominan, sehingga roh itu hilang. Figur Menpora harus mampu mengembalikan semangat tersebut,” katanya.
Ia menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa momentum ini adalah waktu yang tepat bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil keputusan strategis. “Kami mendorong agar Presiden menunjuk dan melantik Ali Hanafiah, Ketum KNPI, sebagai Menpora RI menggantikan Dito Ariotedjo,” tandas Kamaludin.(Suprani/IWO-IKabser)


















