Anak Yatim Korban Tabrak Lari di Marelan Butuh Uluran Tangan, Open Donasi Dibuka untuk Helmiya

KABAR SUMUT

banner 120x600
Foto : Anak Yatim Open Donasi Dibuka untuk Helmiya korban tabrak lari.(Ist/TIME LINE NEWS IDN/dokpri)

TIME LINE NEWS IDN.com | Medan,-Derita pilu menimpa Helmiya Dtm (Miya), seorang anak yatim warga Jl. Ileng, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan, yang menjadi korban tabrak lari sejak 26 Ramadhan 1446 H (26 Maret 2025) lalu. Gadis muda itu kini harus berjuang menahan sakit dan menatap masa depan dengan penuh keterbatasan. Kamis (21/8/2025)

Pada hari nahas tersebut, Miya yang hendak mengikuti interview kerja ditabrak oleh sebuah becak barang yang melaju kencang di kawasan Young Panah Hijau. Tubuhnya terhempas hingga masuk ke dalam parit. Ia mengalami luka parah: patah tulang kaki kanan, cedera pada tulang kering, dengkul, dan paha, dengan total 80 jahitan, bahkan jari tengah tangan kanannya putus.

Mirisnya, hingga kini pelaku tabrak lari tidak menunjukkan tanggung jawab meski sempat dibuat perjanjian untuk mencicil biaya perobatan. Janji itu tak pernah ditepati. Keluarga korban yang memilih jalan kekeluargaan justru harus menanggung beban berat sendiri.

Ibunda Miya yang seorang janda dan hanya bekerja sebagai asisten rumah tangga, berjuang keras mengumpulkan biaya demi pengobatan putrinya. Hingga saat ini, biaya perawatan Miya sudah menembus Rp25 juta lebih, dan masih banyak yang belum terbayarkan.

“Setiap malam saya menangis, bukan hanya melihat kondisi anak saya, tapi juga bingung harus mencari dari mana lagi biaya untuk perobatan. Saya mohon bantuan siapa saja yang tergerak hatinya untuk menolong Miya,” ujar sang ibunda dengan mata berkaca-kaca.

Mari Bantu Miya

Bagi masyarakat yang ingin membantu meringankan beban Miya, donasi dapat langsung disalurkan melalui:

🏧 Bank Mandiri: 1060019509713 a.n. Helmiyah.

📱 DANA: 087814006859 a.n. Helmiyah

Setiap uluran tangan akan sangat berarti bagi Miya yang kini tak hanya kehilangan kesempatan kerja, tetapi juga harus menanggung cacat akibat perbuatan orang lain. Semoga kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan Allah SWT membalas dengan pahala yang berlipat ganda.(As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *