Foto : Proyek Tanpa Plang Muncul di Desa Karang Sari, Kecamatan Lalan.(TIME LINE NEWS IDN/Sopian)
TIME LINE NEWS IDN.com | Musi Banyuasin,-Lagi-lagi proyek diduga siluman kembali mencuat di Desa Karang Sari, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin. Kali ini berupa pembangunan gedung sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) yang berdiri tepat di samping Gedung Serbaguna desa setempat. Rabu (27/8/2025)
Menurut informasi masyarakat yang enggan disebutkan namanya, proyek pembangunan tersebut diduga bersumber dari anggaran SILPA. Namun, hingga kini tidak ditemukan adanya papan informasi proyek di lokasi sebagaimana mestinya.
Padahal, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap proyek yang menggunakan dana negara wajib diumumkan secara transparan, baik sumber anggaran maupun nilai anggarannya.
Saat awak media berusaha melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Karang Sari, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Bahkan, nomor WhatsApp salah satu wartawan diduga telah diblokir pihak yang bersangkutan.
Dugaan Penyalahgunaan Alat Pertanian. Tidak berhenti di situ, temuan lain yang mengejutkan adalah adanya dugaan penyalahgunaan alat pertanian berupa mesin panen (combine harvester) berwarna merah merek Gatra. Alat tersebut ditemukan tersimpan di sebuah gudang milik kakak Kepala Desa Karang Sari.
Saat dimintai keterangan, pihak keluarga kepala desa dengan nada tinggi menyebut bahwa mesin tersebut adalah milik pribadi. Namun, informasi yang dihimpun dari masyarakat menyebutkan bahwa alat pertanian itu seharusnya diperuntukkan bagi kelompok tani (Gapoktan), bukan untuk kepentingan pribadi ataupun pengusaha tertentu.
Bahkan, dalam perdebatan dengan tim awak media, pihak keluarga kepala desa sempat menunjukkan sikap arogan dan mencoba merampas alat kerja wartawan.”ujar salah seorang wartawan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kepala Desa Karang Sari terkait dugaan proyek siluman maupun penyalahgunaan bantuan alat pertanian tersebut.(Sopiyan)