banner 728x250
DAERAH  

Dua Anggota DPRD Medan Berkelahi di Toilet, Ketua LSM Gempur: “Memalukan, Harus Ditindak Tegas!”

"Memalukan, Harus Ditindak Tegas!"

banner 120x600
banner 468x60

Ketua LSM Gempur, Irmandi, SH. (foto/Ist)

Medan | Timelinenewsidn.com,-Sebuah insiden memalukan mengguncang DPRD Medan. Dua anggota dewan dari Komisi III, David Roni Ganda Sinaga (Fraksi PDI-P) dan Dodi Robert Simangunsong (Fraksi Demokrat), terlibat perkelahian di toilet gedung DPRD Medan pada Selasa, 18 Maret 2025. Kejadian ini menjadi sorotan publik setelah rekaman insiden tersebut viral di media sosial. Rabu (19/3/2025)

banner 325x300

Berawal dari Adu Mulut Berujung Adu Jotos, Perkelahian yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB ini bermula dari kesalahpahaman sepele. Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo Tabah Ronal Pardede, mengungkapkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh sapaan yang disalahartikan.

“David Roni sering memanggil stafnya yang bernama Dodi Tambunan. Namun, Dodi Robert merasa tersinggung karena mengira namanya dijadikan bahan candaan. Keduanya lalu terlibat adu mulut yang semakin memanas hingga terjadi aksi saling tendang,” ujar Salomo.

Perkelahian tersebut nyaris berujung bentrokan fisik yang lebih serius jika tidak segera dilerai oleh petugas keamanan DPRD. Insiden ini pun langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, mempertanyakan etika dan kedewasaan para wakil rakyat.

Mengenai hal ini Ketua LSM Gempur Kota Medan: Dewan Seharusnya Jadi Panutan, Bukan Berkelahi. 

Ketua DPD LSM Gempur Kota Medan, Irmandi, SH, mengecam keras aksi tidak terpuji kedua anggota dewan tersebut. Menurutnya, peristiwa ini mencoreng citra DPRD dan menunjukkan bahwa beberapa wakil rakyat tidak mampu mengendalikan emosi mereka.

“Ini bukan sekadar kejadian biasa. Ini adalah aib bagi DPRD Medan. Sebagai pejabat publik, mereka seharusnya menjadi teladan, bukan justru mempertontonkan aksi yang memalukan seperti ini,” tegas Irmandi.

Ia juga mendesak Badan Kehormatan DPRD Medan untuk segera bertindak.

“Kami meminta BKD untuk menjatuhkan sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang. Jika anggota dewan tidak bisa menjaga sikap di dalam gedung dewan, bagaimana mereka bisa dipercaya untuk mengemban amanah rakyat?” imbuhnya.

Badan Kehormatan DPRD Medan Turun Tangan.

Menanggapi insiden ini, Ketua Badan Kehormatan DPRD Medan, Lailatul Badri, memastikan bahwa pihaknya akan segera memanggil kedua anggota dewan tersebut untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami akan melayangkan surat pemanggilan dalam minggu ini, dan pemeriksaan akan dilakukan minggu depan. Ini akan menjadi perhatian serius bagi kami,” kata Lailatul.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus memalukan yang melibatkan para pejabat publik. Masyarakat kini menanti apakah akan ada sanksi tegas atau apakah insiden ini hanya akan berlalu begitu saja tanpa konsekuensi yang berarti.Satu hal yang pasti, kepercayaan publik terhadap wakil rakyat semakin dipertaruhkan.(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *