Labuhan Batu| Timelinenewsidn.com,-Dua nelayan asal Kabupaten Labuhan Batu ditemukan tewas setelah kapal mereka tenggelam dihantam ombak besar di perairan Tanjung Bangsi. Insiden tragis ini terjadi pada Selasa (6/8/2024), di mana kapal tanpa nama tersebut terbalik saat para nelayan tengah mencari ikan. Tim gabungan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Labuhan Batu dan Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Labuhan Batu bergerak cepat untuk melakukan evakuasi.
Ketua DPC HNSI Labuhan Batu, Parlindungan Saragih, mengungkapkan bahwa informasi tentang tenggelamnya kapal tersebut pertama kali diterima pada Selasa sore dari masyarakat sekitar. “Kami segera berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Labuhan Batu dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada malam itu juga,” ujar Saragih.
Pencarian pertama dimulai sekitar pukul 23.00 WIB menggunakan Kapal KP II-2023, di mana tim gabungan berhasil menemukan korban pertama, Rojab (19), dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah Rojab kemudian dibawa kembali ke darat dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Tidak berhenti di situ, pencarian dilanjutkan keesokan harinya, Rabu (7/8/2024). Setelah berjam-jam menyisir perairan, tim akhirnya berhasil menemukan korban kedua, Budi, sekitar pukul 15.00 WIB di Beting Ongkak, Perairan Tanjung Bangsi, Kecamatan Panai Hilir. Jenazah Budi kemudian juga diserahkan kepada keluarganya.
Ketua DPD HNSI Sumatera Utara, Zulfahri Siagian, SE, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Ditpolairud Polda Sumut dan Satpolairud Polres Labuhan Batu atas respons cepat dan kerja sama yang solid dalam proses pencarian dan evakuasi. “Kecepatan dan kesigapan tim dalam menangani kejadian ini sangat luar biasa. Berkat upaya mereka, kedua korban berhasil ditemukan dan bisa segera dikembalikan kepada keluarganya,” tuturnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya dan risiko yang dihadapi para nelayan di laut. HNSI dan pihak berwenang terus mengimbau para nelayan untuk selalu waspada dan mematuhi prosedur keselamatan saat melaut.(AY/Red)