Foto : Relawan DPP KNCI Sumut Kembali Turun ke Aceh Tamiang, Salurkan 1.135 Paket Sembako, melibatkan kolaborasi berbagai pihak, di antaranya DPP KNCI Sumut, PT ZTE Indonesia, NSGP Group, DCF Group,TKSCI Chapter 079 D’Meds (komunitas mobil kijang jangan Medan) perwakilan sekjen & humas junaidi Farm ayam kampung marelan Agus saputra, Is mobil PARANCIS, Piko, Ridho,, komunitas otomotif, serta para relawan dan donatur dari berbagai kalangan.(Foto/Ist)
MEDAN | TIME LINE NEWS IDN.com,-Relawan DPP Komunitas Niaga Cellular Indonesia (KNCI) Sumatera kolabirasi melibatkan kolaborasi berbagai pihak, di antaranya DPP KNCI Sumut, PT ZTE Indonesia, NSGP Group, DCF Group, komunitas otomotif,TKSCI Chapter 079 D’Meds (komunitas mobil kijang jangan Medan) perwakilan sekjen & humas junaidi Farm ayam kampung marelan Agus saputra, Is mobil Parancis, Piko, Ridho, serta para relawan dan donatur dari berbagai kalangan.
kembali menggelar Misi Kemanusiaan Jilid II bertajuk “Aceh Bersinar Lagi” untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Kamis (25/12)
Keberangkatan relawan dilakukan pada Senin, 22 Desember 2025, sekitar pukul 02.00 WIB dari Kota Medan. Sebanyak 45 relawan diberangkatkan menggunakan 18 unit kendaraan, terdiri dari 13 mobil pribadi, 4 mobil pickup, dan 1 mobil tangki air bersih.
Tim relawan menyalurkan bantuan ke sejumlah desa terdampak banjir yang masih minim bantuan, antara lain Kampung Lando, Desa Jambo Rambung, Cempa Ujung, Babo, Desa Pantai Klang, dan Desa Pantai Kera.
Sepanjang perjalanan, relawan menyaksikan langsung kondisi memprihatinkan warga korban banjir. Banyak warga yang kehilangan rumah, perlengkapan ibadah, serta sarana pendidikan. Anak-anak tampak meminta buku Iqra dan Al-Qur’an karena sudah berminggu-minggu tidak dapat belajar maupun mengaji akibat sekolah dan rumah mereka rusak berat diterjang banjir.
Tujuan akhir relawan berada di Desa Pantai Kera, wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah. Hampir 99 persen rumah warga dilaporkan hanyut, menyisakan masjid dan bangunan Sekolah Dasar Negeri sebagai bangunan yang masih berdiri.
Dalam misi ini, relawan KNCI Sumut berhasil menyalurkan 1.135 paket sembako yang berisi beras 2 kg, mi instan, kecap, teh, gula, roti, minyak goreng, dan air mineral. Selain itu, turut disalurkan bantuan tambahan berupa obat-obatan, minyak kayu putih, pakaian layak pakai, pakaian dalam wanita, pembalut, sarung, selimut, sajadah, mukena, Al-Qur’an 150 paket, Iqra 150 paket, lampu solat, serta satu unit tangki air bersih.
Penanggung jawab logistik, Agus Saputra, menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang dihimpun sejak 15–20 Desember 2025 di Medan telah berhasil didistribusikan pada 22 Desember 2025 dan selesai disalurkan hingga malam hari.
Ketua DPP KNCI Sumut, Rudy Irawan, mengatakan bahwa kondisi warga pascabanjir masih sangat membutuhkan perhatian.
“Alhamdulillah tiga pekan pascabanjir kami mulai berbenah, namun bantuan masih sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ridwan Saragih, salah satu pembina KNCI, menegaskan masih banyak wilayah yang belum tersentuh bantuan.“Desa Pantai Klang dan Pantai Kera masih sangat membutuhkan sembako dan kebutuhan dasar lainnya,” katanya.
Senasa hal itu Pembina dan Penasehat lainnya, Sidiq, menyebutkan bahwa hampir seluruh wilayah terdampak mengalami kerusakan parah.“Sekitar 99 persen wilayah hancur, yang tersisa hanya mushala dan sekolah,” ungkapnya.
Misi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak, di antaranya DPP KNCI Sumut, PT ZTE Indonesia, NSGP Group, DCF Group, komunitas otomotif,Farm ayam lampung marelan serta para relawan dan donatur dari berbagai kalangan.
Relawan KNCI Sumut mengajak masyarakat luas untuk terus berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan, khususnya bagi warga di desa-desa terpencil yang hingga kini masih mengalami kesulitan akibat bencana banjir.(AS)


















