Foto : Open Donasi Relawan Galang Misi Kemanusiaan Jilid III.(Ist-As)
MEDAN | TIME LINE NEWS IDN.com,-Kondisi memprihatinkan dialami ribuan warga di sejumlah desa pesisir yang terisolir di wilayah Aceh Tamiang. Hingga hampir tiga pekan, bantuan kemanusiaan dilaporkan belum menjangkau lima desa terdampak, menyebabkan masyarakat bertahan hidup dalam keterbatasan ekstrem. Jumat (26/12/2025)
Fakta tersebut terungkap setelah tim relawan melakukan pendistribusian bantuan di Desa Pantai Kera dan Desa Pantai Blang. Dalam perjalanan, relawan menemukan masih ada desa-desa lain yang belum tersentuh bantuan, sementara persediaan logistik yang dibawa telah habis disalurkan.
“Kami sangat terkejut melihat kondisi masyarakat. Ada desa yang benar-benar terisolir, hampir tiga pekan tidak menerima bantuan. Warga bertahan hidup dari bantuan swadaya desa tetangga,” ujar Agus Saputra, SH, Ketua Kordinator Relawan, Kamis (26/12/2025).
Berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 150 kepala keluarga di setiap desa, dengan total terdampak mencapai ±2.000 jiwa, termasuk anak-anak dan kelompok rentan.
Lima Desa Sangat Membutuhkan Bantuan, Kelima desa yang saat ini berada dalam kondisi darurat kemanusiaan tersebut meliputi:
1. Desa Pantai Baling Karang
2. Desa Pantai Kera
3. Desa Batang Ara
4. Desa Pantai Cempa Ujung
5. Desa Pantai Bidari.
Relawan menilai keterisolasian wilayah, terbatasnya akses transportasi, serta minimnya logistik menjadi faktor utama keterlambatan distribusi bantuan.
Target 2.000 Paket Sembako. Sebagai respon atas kondisi tersebut, relawan kembali menginisiasi Misi Kemanusiaan Jilid III, dengan target penyaluran 2.000 paket sembako yang akan didistribusikan langsung kepada warga terdampak pada 5 Januari 2026.Setiap paket bantuan direncanakan berisi, Beras 5 kilogram, Mie instan, Roti, Kecap.
Selain itu, relawan juga membutuhkan bantuan tambahan berupa, Selimut, kelambu, dan tikar, Lampu tenaga surya, Solar sekitar 600 liter untuk mendukung mobilisasi distribusi.
Donasi Mulai Mengalir, Hingga saat ini, sejumlah donatur telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan logistik, dengan total donasi sementara mencapai Rp1.600.001, ditambah beras, mie instan, dan minyak goreng.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dermawan yang telah berpartisipasi. Bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang bertahan hidup,” kata Agus.
Ajak Perusahaan dan Brand Berkolaborasi, Relawan membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk perusahaan, brand handphone dan aksesoris, provider telekomunikasi, serta dunia usaha, untuk turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan ini.
Relawan menegaskan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan secara transparan dan langsung kepada warga di desa-desa terisolir. “Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama hadir, karena ini bukan sekadar bantuan, tetapi soal menyelamatkan kehidupan,” pungkasnya.(Red/Lie)


















