Foto : KNCI Sumut Kunjungi Rekan Sejawat yang Sakit.(Timelinenewsidn/Ist)
Medan | Timelinenewsidn.com,-Di tengah kesibukan dunia usaha yang semakin kompetitif, solidaritas dan kepedulian masih menjadi nilai utama yang dijunjung tinggi oleh para anggota Kesatuan Niaga Cellular Indonesia (KNCI), khususnya di Sumatera Utara. Hal ini terbukti dalam aksi nyata mereka, saat sejumlah anggota KNCI meluangkan waktu untuk menjenguk salah satu rekan sejawat mereka, Piko Siahaan, yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Columbia Asia, Medan. Kamis malam (7/8/2025)
Kondisi kesehatan Piko yang menurun beberapa waktu terakhir sempat mengejutkan rekan-rekannya di komunitas. Tanpa ragu, sejumlah anggota KNCI dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara segera berinisiatif untuk mengunjungi dan memberikan dukungan langsung.
Dalam suasana penuh kehangatan dan empati, rombongan yang terdiri dari para pengusaha outlet konter pulsa itu tiba di rumah sakit dengan membawa buah tangan sederhana, namun penuh makna, serta doa yang tulus agar Piko segera diberi kesembuhan.
“Kami di KNCI itu bukan sekadar rekan bisnis, tapi sudah seperti keluarga. Saat ada yang senang, kita ikut senang. Saat ada yang sakit, kita pun merasa terpanggil untuk hadir,” ungkap Rizky Dalhimunte, salah satu pengurus KNCI Sumut yang turut hadir dalam kunjungan tersebut.
Piko Siahaan, yang dikenal sebagai sosok aktif dan humoris di lingkungan KNCI, tampak tersenyum haru menyambut kehadiran rekan-rekannya. Meski masih dalam masa pemulihan, semangatnya tampak kembali menguat saat melihat dukungan dari sahabat-sahabat seperjuangannya.
Kunjungan ini bukan hanya bentuk simpati biasa. Lebih dari itu, ini adalah cerminan kuatnya ikatan emosional dan rasa kebersamaan yang telah terbangun lama di antara para pelaku usaha kecil menengah dalam komunitas KNCI. Di balik dunia niaga yang keras dan penuh tantangan, masih ada ruang besar untuk saling peduli dan menguatkan.
“Semangat gotong royong dan kekeluargaan inilah yang membedakan KNCI dari organisasi lain. Kita ingin menciptakan ekosistem usaha yang tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan,” tambah Yohanes, anggota KNCI lainnya yang turut hadir.
Kebersamaan ini pun diabadikan dalam foto dan video sederhana, yang kemudian disebarluaskan ke grup-grup internal KNCI sebagai bentuk inspirasi dan penyemangat bagi anggota lainnya. Tidak sedikit yang memberikan komentar dan doa, menandakan kuatnya hubungan emosional di antara mereka.
KNCI Sumut berharap, semangat solidaritas ini dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya, sebagai fondasi dalam membangun komunitas bisnis yang sehat, kuat, dan saling mendukung dalam segala situasi.
“Kami percaya, kesuksesan tidak hanya diukur dari materi, tetapi juga dari seberapa besar kita hadir untuk orang lain di saat mereka paling membutuhkan,” tutup Yohanes.
Semoga Piko Siahaan lekas pulih, dan semangat persaudaraan yang ditunjukkan oleh KNCI Sumut ini menjadi inspirasi bagi banyak komunitas dan organisasi lainnya di seluruh Indonesia.(Agus Syahputra)