banner 728x250

Titik Kumpul “Cegah Penculikan Anak” di TVRI Medan, Pemerintah dan Stakeholders Diminta Bersinergi Wujudkan Kota Aman dan Ramah Anak

KABAR SUMUT

banner 120x600
banner 468x60
Foto : Titik Kumpul “Cegah Penculikan Anak” di TVRI Medan, Pemerintah dan Stakeholders Diminta Bersinergi Wujudkan Kota Aman dan Ramah Anak.(Ist)

Medan | TIME LINE NEWS IDN.com,-Maraknya kasus penculikan anak yang belakangan mencuat di berbagai daerah menjadi perhatian serius di Kota Medan. Melihat urgensi tersebut, TVRI Medan menggelar program bincang “Titik Kumpul Obrolan Diskusi” bertema “Cegah Penculikan Anak”, Rabu (19/11/2025) pukul 15.00–16.00 WIB secara live dari Studio TVRI Medan.

banner 325x300

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. (C) Muslim Harahap, SH., MH, sebagai akademisi, dan Dr. Azmiati Zuliah, SH., MH, sebagai pemerhati anak. Diskusi juga diikuti oleh unsur pemerintah, aparat penegak hukum (APH), organisasi perangkat daerah (OPD), aktivis perlindungan anak, mahasiswa hukum, dan berbagai elemen masyarakat. Program dipandu oleh Host Putra Siagian dan Uwok Hoo.

Para narasumber sepakat bahwa perlindungan anak tidak dapat hanya dibebankan pada satu institusi. Situasi saat ini menuntut adanya sinergitas penuh antara pemerintah daerah, kepolisian, sekolah, kelurahan, serta komunitas masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan benar-benar ramah anak.

“Fenomena penculikan anak tidak boleh dianggap sepele. Ini menyangkut masa depan generasi kita. Harus ada kerja sama konkret lintas sektor,” ujar Muslim Harahap dalam diskusi tersebut.

Program Titik Kumpul turut menyoroti perlunya penguatan sistem keamanan lingkungan, peningkatan pengawasan di sekolah, edukasi berkelanjutan kepada orang tua, serta optimalisasi peran kelurahan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan kawasan yang ramah anak. Semua langkah ini menjadi fondasi penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal menuju Generasi Emas 2045.

Di sisi lain, peserta diskusi mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku penculikan demi memberikan efek jera. Masyarakat juga diminta lebih peka dan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan, serta menjaga komunikasi erat antara guru, orang tua, dan aparat keamanan setempat.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Jika kita ingin mewujudkan Generasi Emas 2045, maka perlindungan anak harus menjadi prioritas utama,” ungkap Dr. Azmiati Zuliah, SH., MH, salah satu narasumber.

Melalui forum ini, TVRI Medan berharap dapat memperkuat komitmen bersama berbagai pihak untuk mewujudkan Kota Medan yang aman dan ramah anak. Dengan kerja sama seluruh elemen, setiap anak diharapkan dapat tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut serta terlindungi dari segala bentuk kejahatan.(Red/Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *