MEDAN | TIME LINE NEWS IDN.com,– Universitas Harapan Medan (UNHAR) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-12 Program Magister, Sarjana, dan Diploma Tahun Akademik 2025/2026 di Selecta Royal Ballroom, Medan, Sabtu (7/11/2026).
Mengusung tema “Kampus Harapan, Kita Tebarkan Harapan: Melahirkan Generasi Berilmu, Berkarakter, dan Siap Membangun Bangsa”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki babak baru kehidupan sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Rektor Universitas Harapan Medan, Brigjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni pengukuhan gelar akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Menjadi sarjana berarti menerima amanah intelektual: berpikir kritis, bernalar ilmiah, menjunjung etika, dan memberikan solusi bagi masyarakat,” tegas Hoiruddin.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari gelar akademik yang diperoleh. Ilmu pengetahuan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui karya, profesionalisme, integritas, dan pengabdian.
Tekankan Integritas dan Adaptasi Menghadapi Era AI
Dalam pidatonya, Rektor juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), transformasi digital, serta otomatisasi yang semakin mengubah pola belajar dan dunia kerja.
Ia mengingatkan para lulusan agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu mengembangkan gagasan, menciptakan inovasi, dan menjadi pemecah masalah.
“Manfaatkan teknologi untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas kesempatan. Kembangkan diri dari pengguna teknologi menjadi pencipta gagasan, pengembang inovasi, dan pemecah masalah,” pesannya.
Namun, penguasaan teknologi harus tetap disertai kebijaksanaan, empati, integritas, dan tanggung jawab. Menurutnya, teknologi dapat membantu pekerjaan dan analisis, tetapi manusia tetap bertanggung jawab atas kejujuran, keadilan, serta konsekuensi setiap keputusan.
Rektor juga menitipkan tiga tanggung jawab utama kepada para lulusan, yakni tanggung jawab keilmuan, moral, dan sosial.
Tanggung jawab keilmuan diwujudkan melalui semangat belajar sepanjang hayat, penelitian, dan peningkatan kompetensi. Tanggung jawab moral diwujudkan dengan menjaga kejujuran, etika, serta integritas. Sementara tanggung jawab sosial diwujudkan melalui pemanfaatan ilmu untuk menjawab berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat.
Sepuluh Wisudawan Raih Predikat Pemuncak
Pada kesempatan tersebut, Universitas Harapan Medan juga memberikan penghargaan kepada sepuluh wisudawan pemuncak dari berbagai program studi.
Penentuan wisudawan pemuncak didasarkan pada Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dan masa studi tersingkat pada masing-masing program studi.
Adapun sepuluh wisudawan yang memperoleh penghargaan tersebut adalah:
1. Jihan Anisah Putri – Sarjana Sastra Inggris, IPK 3,98.
2. Nuansa Senja Lyrananda – Diploma Bahasa Jepang, IPK 3,57.
3. M. Badman Purba – Magister Manajemen, IPK 4,00.
4. Syahriani Sahwina Salim – Sarjana Manajemen, IPK 3,92.
5. Dea Cyntia Ramadhani – Sarjana Akuntansi, IPK 3,92.
6. Yoan Agnesia M. – Diploma Manajemen Perkantoran, IPK 3,92.
7. Putri Geubrina Riski – Sarjana Teknik Informatika, IPK 3,90.
8. Tifany Audri Dalimunthe – Sarjana Sistem Informasi, IPK 3,88.
9. Nisan Gaho – Sarjana Teknik Elektro, IPK 3,76.
10. Miftahul Jannah – Sarjana Hukum, IPK 3,76.
Rektor menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan berharap prestasi para wisudawan pemuncak dapat menjadi inspirasi bagi lulusan lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sejumlah Pimpinan dan Akademisi Hadir
Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-12 tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Harapan Medan Brigjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, S.H., M.Hum.; Wakil Rektor I Dr. Ade Indah Sari, S.E., M.Si.; Wakil Rektor II Associate Professor Dr. Suginem, S.E., M.Ak.; serta Ketua Program Studi, Dr. (C) Andi Putra Sitorus, S.H., M.H., dan Dr. (C) Muslim Harahap, S.H., M.H.
Hadir pula Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan Harapan, para dosen, tenaga kependidikan, orang tua dan keluarga wisudawan, tamu undangan, serta kalangan akademisi.
Kehadiran unsur pimpinan yayasan, civitas akademika, keluarga, dan tamu undangan menjadi bagian dari dukungan bersama terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi serta keberhasilan para lulusan.
UNHAR Perkuat Lima Prioritas Strategis
Lebih lanjut, Hoiruddin menegaskan komitmen Universitas Harapan Medan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui lima prioritas strategis pengembangan universitas.
Pertama, memperkuat budaya mutu akademik dalam pembelajaran, pelayanan, penelitian, dan pengelolaan institusi.
Kedua, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dosen melalui pengembangan kualifikasi akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Ketiga, memperkuat penelitian dan inovasi agar perguruan tinggi mampu menghasilkan pengetahuan baru serta rekomendasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Keempat, memperluas kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dunia industri, dan berbagai institusi.
Kelima, mewujudkan tata kelola universitas yang transparan, profesional, efektif, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, seluruh prioritas tersebut menjadi bagian dari komitmen UNHAR untuk tumbuh sebagai perguruan tinggi yang semakin bermutu, dipercaya, dan dibanggakan masyarakat.
Pesan Khusus untuk Orang Tua dan Alumni
Dalam sambutannya, Rektor juga memberikan penghormatan kepada para orang tua dan keluarga wisudawan yang telah berjuang serta memberikan dukungan selama anak-anak mereka menempuh pendidikan.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seorang wisudawan tidak terlepas dari doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga.
Kepada para lulusan, ia berpesan agar senantiasa berbakti kepada orang tua, menjaga nama baik almamater, serta tidak berhenti belajar meskipun telah menyelesaikan pendidikan formal.
“Jangan jadikan keterbatasan sebagai alasan berhenti. Teruslah memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, dan menjaga kepercayaan,” pesannya.
Menutup sambutannya, Rektor menegaskan bahwa nama Harapan mengandung cita-cita besar yang harus diwujudkan melalui ilmu pengetahuan, kerja keras, integritas, prestasi, dan pengabdian kepada Indonesia.
“Dari Kampus Harapan, kita tebarkan harapan. Dengan ilmu, kita bangun masa depan. Dengan integritas dan pengabdian, kita berkarya untuk Indonesia,” pungkasnya.
Wisuda ke-12 Universitas Harapan Medan Tahun Akademik 2025/2026 tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk membawa nilai-nilai akademik, karakter, dan semangat pengabdian ke tengah masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
(Lie)







