JAKARTA | TIME LINE NEWS IDN.com,— Sekretaris Jenderal Satgas Inti Prabowo (SIP), Edison Marbun, mengapresiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas komitmennya memberikan bonus kepada atlet Indonesia berprestasi pada Asian Games dan Asian Para Games di Jepang. Atlet peraih medali emas nomor perorangan menerima bonus sebesar Rp3 miliar. Jumat (30/10/2026)

Edison menilai, pemberian bonus tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa melalui prestasi olahraga di tingkat Asia.
“Senang dan bangga melihat para atlet, baik peraih medali emas maupun perunggu, mendapatkan penghargaan atas perjuangan mereka. Ini menunjukkan kepedulian Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir terhadap para atlet yang telah berjuang membawa nama Indonesia,” ujar Edison Marbun.

Presiden Prabowo menerima para atlet, ofisial, serta pimpinan cabang olahraga di Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyerahkan bonus secara simbolis sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian para atlet.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa pemberian bonus merupakan penghargaan atas perjuangan atlet dalam mengibarkan Merah Putih di ajang olahraga Asia.

Besaran bonus disesuaikan dengan kategori pertandingan. Peraih medali emas nomor perorangan memperoleh Rp3 miliar, nomor ganda atau berpasangan Rp2,4 miliar, sedangkan nomor beregu mendapatkan Rp1,5 miliar.
Menurut Erick, penghargaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan materi, tetapi juga menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap masa depan atlet Indonesia.
Ia menegaskan bahwa prestasi olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa, membuka peluang pekerjaan, dan mendorong pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
“Stigma bahwa masa depan atlet itu suram tidak benar. Ini justru bagian dari membangun karakter bangsa, membuka lapangan pekerjaan, dan membangun keolahragaan berkelanjutan di sekolah-sekolah,” ujar Erick di Istana Negara.
Pemerintah Siapkan Bonus Rp158,3 Miliar
Pemerintah mengalokasikan total anggaran bonus sebesar Rp158,3 miliar bagi atlet dan pelatih Asian Games serta Asian Para Games. Anggaran tersebut terdiri atas Rp61,1 miliar untuk Asian Games dan Rp97,2 miliar untuk Asian Para Games.
Bonus disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima. Pemerintah juga mendorong peningkatan literasi keuangan agar para atlet mampu mengelola bonus secara bijaksana, termasuk menabung dan mempersiapkan kebutuhan masa depan.
Erick menekankan pentingnya edukasi keuangan agar penghargaan yang diterima dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan para atlet.
Pembinaan Menuju Olimpiade Dipersiapkan Lebih Awal
Selain memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, pemerintah mulai mempersiapkan pembinaan untuk menghadapi Olimpiade mendatang.
Sejumlah cabang olahraga unggulan, seperti angkat besi, panjat tebing, bulu tangkis, dan panahan, direncanakan menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) mulai tahun ini.
Persiapan lebih awal tersebut diharapkan membuat pembinaan atlet berjalan lebih terukur dan berkelanjutan, bukan hanya dimulai enam bulan menjelang kompetisi.
Erick menyebut dukungan kebijakan anggaran multiyears turut memungkinkan persiapan dilakukan lebih panjang.
Komitmen pemerintah dalam memberikan penghargaan kepada atlet sekaligus memperkuat pembinaan jangka panjang diharapkan mampu meningkatkan daya saing Indonesia di berbagai ajang olahraga internasional.
Apresiasi Edison Marbun terhadap kebijakan tersebut turut menegaskan pentingnya dukungan bersama bagi atlet Indonesia. Penghargaan atas prestasi dan pembinaan yang konsisten menjadi bagian penting dalam membangun masa depan olahraga nasional.
(Lie)







