Jalin Kemitraan dengan Disdik Medan, PD MABMI Dorong Pelestarian Adat Melayu

MEDAN | TIME LINE NEWS IDN.com,— Ketua Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Kota Medan, Ir. Tengku Syahri Johan, M.Si., bersama rombongan melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, di Jl. Pelita IV No.77, Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera UtaraAhmad Barli Mulia Nasution, S.STP., M.AP., di ruang kerjanya, Kamis petang (22/10/2026).

Audiensi tersebut bertujuan mempererat silaturahmi, menjalin kemitraan, sekaligus melaporkan kegiatan rutin tahunan dan program kerja PD MABMI Kota Medan, khususnya dalam upaya pelestarian seni dan budaya bangsa Melayu.

Ketua Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Kota Medan, Ir. Tengku Syahri Johan, M.Si., bersama rombongan melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, di Jl. Pelita IV No.77, Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera UtaraAhmad Barli Mulia Nasution, S.STP., M.AP., di ruang kerjanya, Kamis petang (22/10/2026).

Dalam pertemuan itu, rombongan PD MABMI Kota Medan turut menyampaikan rencana perhelatan akbar berupa Workshop Pelatihan Pelestarian Adat Perkawinan Melayu, sebagai bagian dari upaya menjaga dan mewariskan nilai-nilai adat serta budaya Melayu kepada generasi muda.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Sekretariat PD MABMI Kota Medan, Jalan Marelan Raya Nomor 109, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Workshop ini diharapkan menjadi wadah edukasi bagi generasi muda untuk mengenal, memahami, dan mempraktikkan berbagai rangkaian adat perkawinan Melayu. Selain menjaga tradisi agar tetap lestari, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap identitas dan warisan budaya daerah.

Melalui audiensi tersebut, PD MABMI Kota Medan berharap terbangun sinergi dengan Dinas Pendidikan Kota Medan dalam mendukung pengenalan dan pelestarian budaya Melayu di lingkungan pendidikan, sehingga warisan budaya tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Kemitraan antara organisasi kebudayaan dan instansi pendidikan diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dalam kegiatan edukasi budaya, pelatihan adat, serta penguatan karakter generasi muda melalui pengenalan nilai-nilai luhur budaya Melayu.*)

BACA JUGA  PD MABMI Medan Gelar Pelatihan Adat Perkawinan Melayu, 25 Grup Pelajar dan Mahasiswa Disiapkan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Artikel Teratas

TERPOPULER

Laptop

Lenovo Terbaik 2026

IDR 7,5 Juta
Honda Vario 125 eSP

Honda Vario 125 eSP

IDR 27,5 Juta

BYD M6 hingga Hilux Rangga

IDR 194,3 Juta